Pengamen Jalanan

Memang tidak ada yang salah dari profesi seorang pengamen. Toh mereka juga bekerja, mereka mencari uang untuk keperluannya, mereka berkarya sesuai kemampuannya. Kota Bogor adalah kota yang hijau akan angkutan umum (angkot). Tidak perlu khawatir akan tersesat di kota satu ini karena dengan mudahnya kita menjumpai angkot. Angkot sangat identik dengan ramainya para pengamen jalanan. Para pengamen selalu mencari angkot yang dipenuhi oleh penumpangnya, bila di dalam angkot itu hanya ada satu atau dua orang saja, pengamen pastilah enggan bernyanyi ria dalam angkot itu.


Ada cerita menarik yang saya jumpai kemarin sepulang kuliah Fisika. Sore itu cuaca di Bogor terbilang cerah. Angkot Kampus Dalam yang saya tumpangi dipenuhi oleh mahasiswa Institut Pertanian Bogor dan seorang Dosen dari Institusi yang sama. Setelah angkot berjalan sejauh 4km ada seorang anak kecil berpakaian lusuh dan membawa sebuah gitar kecil kemudian ia duduk di depan pintu. Ia bernyanyi dengan suara lantang dan terasa menggebu-gebu. Seberes bernyanyi ia pun meminta bayaran atas suara yang telah ia keluarkan. Seorang mahasiswa dengan paras cantik mengenakan kerudung memberikan uang sebesar Rp 200 dan diterimalah oleh pengamen cilik itu. Tanpa senyum dan ucapan terima kasih, pengamen cilik itu membuang uang yang ia dapatkan setelah turun dari angkot yang saya tumpangi. Saya terkejut dan tanpa sadar saya memasang wajah penuh benci kepada anak itu, tapi anak itu hanya melengos pergi dari hadapan saya.

*gambar ilustrasi

Bagaimana mereka akan bisa mendapatkan sesuatu yang lebih apabila mereka tidak membiasakan bersyukur dari hal yang paling kecil. Tuhan pasti akan memberi lebih kepada siapa saja yang bersyukur.
 Setelah melihat secara langsung kejadian itu, saya merasa tidak begitu simpatik kepada mereka. Kurang simpatik bukan berarti tidak peduli kan? Rasa peduli yang saya maksud adalah dengan mengajarkan bagaimana mengucapkan berterima kasih dan bersikap sopan. Seperti yang telah kita ketahui, saat ini sudah ada penelitian oleh seorang ilmuan tentang ‘ungkapan berterima kasih’. Menurut ilmuwan, orang yang tak mau berterima kasih atau bersyukur sebenarnya menipu dirinya sendiri. Aksi berterima kasih pada orang melepaskan zat kimia dalam tubuh termasuk zat kimia ‘hadiah’ seperti dopamine dan serotonin yang membuat manusia merasa senang dan tenang serta hormon oxytocin yang lepas saat pasangan bersama. Hanya dengan berterima kasih saja sudah membuat tubuh kita sehat, bagaimana ditambah rasa syukur?

 Suatu hari nanti ketika saya sudah mempunyai banyak ilmu dan saat saya benar-benar terjun langsung ke dunia masyarakat sebagai mahasiswa KPM (saat ini saya adalah mahasiswa TPB), saya akan membuat ini sebagai pelajaran untuk saya dan untuk orang-orang disekitar saya 🙂
Advertisements

I MISS YOU AND YOU HAVE TO KNOW

Twilight itu film pertama yang kita tonton kan? Waktu itu umur hubungan kita baru sekitar seminggu dan kita baru aja ngelewatin UAS semester 1 di SMANLI. Itu ujian pertama bareng pacar loh buat aku hihi. Inget ga dulu aku pernah heran kenapa sepasang kekasih harus bertengkar? Terus aku juga pernah nanya kenapa kok kita engga pernah kayak gitu? Oke i know it’s so stupid but i really want to know -..-  Reaksi yang kamu tunjukin saat itu seolah-olah aku baru aja membunuh seseorang, tapi sekarang aku tau kenapa reaksi yang aku dapet seperti itu karena berantem itu adalah ketika kita memiliki perasaan tidak ingin kalah dan membuat semuanya itu salah ehem CMIIW yah 😀


Waktu yang kita lewatin bareng kerasa begitu cepat ya?  Sekitar 13 hari lagi umur hubungan kita menginjak angka 3 loh. Aku sempet kaget betapa hebatnya kita. Padahal pendekatan kita cuma satu bulan dan tepat satu bulan itu status kita udah berubah hihi. Lima bulan kemudian hubungan kita hampir aja tuntas karena suatu hal yang ga akan pernah bisa aku lupain sekalipun kamu meminta begitu. Sakit banget loh, Gas, rasanya. Kamu tau besi panas untuk melubangi kaca kan? Anggep kaca itu adalah hati dan ketika hati ditancap oleh panas dan runcingnya besi pastilah hati itu akan merasakan apa yang dirasakan kaca kan? Yaa… aku tau  sekarang semuanya udah sangat berbeda hihi

Setiap kali aku cerita tentang kamu ke temen-temen, aku selalu aja ngerasa kalau kamu tuh ada disekitar aku dan ga jauh kayak gini, tapi ketika aku sadar kamu engga disini…. heeem terasa cukup sakit hahaha :'(. 

Rindu rasanya untuk bisa sekdar berbincang atau bercanda ria sama kamu 😦

Jaga diri baik-baik, sayang. Januari terasa begitu lama ketika aku disini merasa sepi :(. Maaf buat keegoisan aku selama ini dan pastilah kamu tau penyebab semua itu. Sampai jumpa di Januari 😀
I MISS YOU SO MUCH, MY MRB

KEBMBING’S DAY

Hari-hari ku terasa lebih berwarna setelah bertemu dengan KEBIMBING 😀

IPB mengenalkanku kepada teman-teman baik seperti kalian cc : Citra Dhyani, Hafid Kurniawan, Nurjanah Purnama, Triana Winni, Tiara Aprilia dan Resturezky Rancamanya.
Makan Besar Seberes UTS

Oke. Acara ini emang dadakan banget loh. Awalnya kami cuma mau makan siang bareng di Blue Corner. Eh,  karena Vian terlalu inisiatif yaa jadilah kami makan di Bumbu Wangi 😀
Sepulang Kuliah
Pulang kuliah bete? butek sama materi yang ga dimengerti? Obat alternatif adalah foto-foto dengan teman-teman seperjuangan. Dijamin seru dan asik dan tanpa dipungut biaya apa-pun 😉
Sate Sapi
Nah, yang ini adalah kegiatan kami di hari ini. Tau apa? Nyate sapi tuh rasanya enak banget. Lebih enak kalau tinggal makan :D. Ala dan pacarnya (Rado) memang tukang sate sejati! Enak banget laaah :*
Untung banget lah buat temen gue yang satu ini, karena kecantikannya dan kelihaian dalam menayate membuat sang Rado semakin jatuh hati eaaaa ga nyambung

Walaupun tidak ikut menyate sapi tapi dengan melihatnya saja sudah terasa capek loh :p. Akhirnya, hasil jerih payah Ala dalam menyate dapat kami rasakan. Kelembutan daging sapi, kegosongan sate, dan kekurang pedasnya bumbu sate sungguh mewarnai hari ini.
Terima kasih Ala sudah memperbolehkan kami untuk berkunjung ke rumahmu :*. Besok main lagi ya 😀

it’s all about you :’)

Udah 2 minggu ini gue ngerasa sedih. Ngerasa kehilangan sesuatu yang gue tau apa tapi gatau harus gimana. Kalau lagi ga ada kerjaan kayak sekarang (baca : ga ada tugas) pasti deh kerasa banget sedihnya :(. Emang harus sibuk sih sebenernya mah. Tapi ngapain ngeeek? Belajar? Bahasannya apa ToT? Baru mulai kuliah lagi nih hahah alesan :p . Semua orang yang ada di sekeliling gue tau kali masalah gue kali ini apa, tapi solusi mereka tak cukup membantu 😦 .


Banyak maunya ya lu, dell l emaaaaaaang ToT l


Padahal harapan gue bulan November ini biar ga galau terus, biar ga sedih terus, biar bisa besenang-senang. Tapi pelis banget loh ini tuh BARU TANGGAL 1 NOVEMBER DAN GUE UDAH GALAU DENGAN HAL YANG SAMA? KEDELAI (untuk hal ini). Gue tau kok dia ga akan ada buat gue sekarang sekali pun gue jungkir balik guling-guling. Bodohnya, gue selalu terjebak dalam hal ini terus tanpa merubah segalanya.

kesel sumpah gue sama lu, dell l gimana gue? gue juga kesel jalani ini semua 😥


Sebanyak apa pun air mata yang gue buang, sekeras apa pun gue teriak, atau sesembab apa pun mata gue ini ga akan ngebuat elo ada disini. Bener kan?

oke. Mending sibukin diri lu, dell. Makanya ikut organisasi hahah cupu lu l Gue kan udah ditolak #eaaacurhat l terus mau gimana lagi? l mana gue tau makanya gue cerita disini :p