my best :)

pernah ngerasa ditinggal sahabat? I pernah 😦 I gimana rasanya? I sakit 😦 I sekarang ga punya sahabat dong? I kata siapa? :O I lah, tadi kan bilang pernah ditinggal sahabat -..- I my best friends not only one, baby I jadi? I I have many best friends eh


Ditinggal sahabat pergi memang sakit rasanya. Kejadian itu membuat saya takut akan kata persahabatan, dan sebuah komitmen menjadi seorang sahabat. Dulu di bangku SMP sahabat yang saya maksud adalah seorang gadis cantik yang pintar dalam hal pergaulan. Bukan berarti dia mudah digauli. Oke salah besar. Maksud saya dia adalah gadis yang mudah bergaul. Dengan mudah dia mendapat teman bermain. Banyak yang saya pelajari darinya. Belajar menghargai sekitar dan percaya akan teman. Em mungkin disini tersirat bahwa saya tidak memilik banyak teman dan terbilang cuek, dan itu salah-besar-oke? Saya punya banyak teman dan saya tidak terlalu cuek untuk menjadi seorang teman, tapi dengan saya bersahabat dengan dia membuat saya semakin tau bagaimana caranya berteman 🙂


Setelah dia pergi ternyata saya ditinggal pergi sahabat saya yang lain. Walau  hanya satu tapi sakitnya bukan main. Entah alasan apa yang dia punya untuk menjelaskan semuanya. Oke hal ini membuat saya semakin tidak percaya arti sahabat.


Di SMA saya memulai kembali dan akhirnya mempunyai banyak teman dekat (awal hingga pertengahan SMA) dan pada akhirnya mereka meninggalkan saya lagi dengan alasan yang sungguh kekanak-kanakan. Mereka fikir saya itu terlalu tinggi untuk menjadi teman dekat mereka. Menuliskan ini saja sudah membuat muak, apalagi harus mengulang semuanya? no thanks god. Akhir SMA yang terasa amat indah, SMANLI memberi saya sahabat baik yang masih terjalin hingga menit ini :). Mereka bisa saya sebut GG dari alpha dengan banyak personil 😀 . 

untuk foto ini kurang satu orang hehe



Kebahagiaan saya terima kembali di IPB saat saya mempunyai teman baik seperti spamers



dan teman asik seperti kebimbing





Tuhan selalu memberi lebih saat saya hanya mensyukuri satu hal akan sebuah persahabatan :’). Terimakasih semua, pribahasa Mati Satu Tumbuh Seribu sangat cocok untuk cerita saya kali ini 😀


sekian 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s