Banjir itu datang lagi

Di sejumlah media cetak menyatakan bahwa banjir yang terjadi di daerah Jakarta dan sekitarnya dikarenakan air kiriman dari Bogor. Well, hal itu memang benar jika kita lihat dari letak Kota Bogor yang jauh lebih tinggi dibanding Jakarta sehingga kita dapat memakai ilmu yang didapatkan semasa Sekolah Dasar dulu bahwa salah satu sifat air adalah air mengalir dari permukaan yang tinggi ke permukaan yang rendah. Akan tetapi konteks pemberitaan yang ada malah mengkambing hitamkan Kota Bogor yang juga kota hujan sebagai penyebab dari banjir yang terjadi di daerah Jakarta dan sekitarnya. Aneh bukan? Lalu jika memang Bogor itu kota hujan dan curah hujan semakin tinggi saat musim hujan tiba sebenarnya mereka akan menyalahkan siapa? Apakah mereka akan terus menyalahkan kodrat yang ada dan selalu lempar batu sembunyi tangan setiap banjir mendatangi mereka? Setelah itu apakah mereka tidak melakukan perubahan baru dalam hidupnya agar dapat mengantisipasi banjir yang datang?

Such a fool….

Oke kita mulai dari hal yang paling sederhana namun sangat klise untuk dibahas. Pernah tidak kalian melihat sungai yang ada di Bogor terlihat bersih dari sampah? Tidak, tentu saja! Pernah kalian lihat di tv atau di media lainnya atau melihat secara langsung sungai yang ada di daerah Jakarta pun terbebas dari sampah? Tidak! Masih kurangnya kepeduliaan masyarakat akan kebersihan merupakan salah satu penyebab terjadinya banjir di Jakarta dan sekitarnya. Sejenak mari kita lupakan tentang berubahnya ruang terbuka hijau di Jakarta yang menjadi kawasan pembangunan yang  kemudian menyebabkan kurangnya resapan air sehingga air meluap ke jalanan kota atau tidak berfungsinya waduk dan situ yang berada di daerah sekitar Jakarta karena kedua hal tersebut merupakan bagian yang sulit untuk dilakukan oleh orang yang seperti kita (saya tepatnya) yang kurang pengetahuan untuk ikut serta mengoptimalkan resapan air sebagaimana mestinya.
Ciyee Della merendah… l emang gitu ih masa anak komunikasi pengembangan masyarakat mesti ngomongin pembangunan bangunan yang kaitannnya ama kurangnya resapan air. Kalau cuma sekedar bagi info sih mungkin bisa yah tapi untuk ngebahas mah gue ga berani ah.. l widddiih iya Del seloooww wkwkwk

Sampah yang menggunung di Manggarai
Bisa kita lihat pada gambar di atas bahwa petugas menggunakan alat berat untuk membersihkan sampah-sampah yang menggunung di daerah Manggarai. Pembersihan ini dilakukan untuk mencegah penyumbatan yang dapat menyebabkan banjir di daerah Jakarta dan sekitarnya. Coba bayangkan jika sampah itu tidak sebanyak seperti ini mungkin air akan mengalir dengan lancar ke permukaan tanah atau mengalir kedalam selokan-selokan yang juga tidak tersumbat dan tidak menjadi meluap ke permukaan jalan raya beraspal.

Hiiii. Serem Della lbangeeettt deh!

Pernah tidak terlintas dipikiran kalian sekalian ketika membuang sampah bukan pada tempatnya akan merugikan banyak orang? Atau Pernah tidak kalian merasa kasihan kepada orang-orang yang merasa dirugikan tersebut? Kalau kalian masih belum peka terhadap lingkungan sekitar mari sama-sama dibiasakan untuk melakukan hal yang banyak disepelekan oleh orang-orang namun memiliki dampak yang cukup besar untuk kedepannya. Mari kita sadar diri ketika ingin melakukan salah satu perbuatan yang dibilang tercela jika kita ingat kembali pelajaran PKN di masa SD. Memang teori itu selalu lebih mudah jika dibandingkan dengan praktiknya. Silahkan kalian lihat di hasil laporan pelajaran (raport) SD untuk pelajaran PKN pasti kalian mendapat nilai yang tinggi bukan? Kenapa bisa tinggi seperti itu karena teori dari pembelajaran moral PKN sangat mudah untuk diketahui namun sangat sulit diterapkan.

Della kenapa sih bahas ini? Serem ih udah nyindir gitu l ada seseorang yang menangis di luar sana ketika mereka tidak dapat merasakan tidur di kasur yang empuk ketika banjir itu datang

Ya benar saya membahas hal ini karena beberapa teman saya yang tinggal di daerah Jakarta dan sekitarnya mengalami musibah banjir beberapa waktu lalu. Bahkan kakak saya sendiri yang bekerja di daerah sekitar Bundaran HI pun mengalami banjir cukup tinggi mulai dari kosannya di Jalan Kacang hingga jalan menuju kantornya di The Plaza. Hal ini membuat saya cukup sedih sebagai salah seorang yang dekat dengan mereka. Padahal dulu semasa saya bersekolah, saya cuek kepada orang-orang yang mengalami musibah banjir di daerahnya, yaah karena di kota pemilik curah hujan tertinggi ini tidak pernah banjir separah yang dialami di Jakarta dan sekitarnya  dan juga pembicaraan yang kami bicarakan ketika musim banjir tiba tidak seheboh ketika saya sudah di perguruan tinggi. Namun kini saya berada di kelompok orang yang beragam mulai dari Sumatra hingga Papua yang juga memiliki kultur dan ekosistem yang berbeda yang dapat membuat saya lebih bersimpati apabila ada suatu hal yang menyangkut kota kelahiran mereka. Ada satu cerita yang membuat hati saya sedih ketika salah satu teman saya harus kehilangan kamera dan leptop karena terendam banjir di rumahnya dan sebenarnya banjir yang datang itu ketika curah hujan sudah reda namun permukaan air di sungai di daerah bekasi tersebut masih tinggi dan tanggul penahannya bocor yang kemudian menyebabkan sedikitnya 1300 rumah terandam di Jati Asih, Bekasi. Disini saya merasa bahwa ternyata rasa peduli akan  tinggi apabila kita merasakan bahwa kita merupakan bagian dari mereka, apabila kita ingin ikut serta merasakan duka mereka, dan apabila kita peduli kepada mereka.  

Ih iya yah Del, gue juga ngerasa gitu loh l yuuppsss

Jadi ketika kita ingin membuat perubahan untuk Jakarta yang lebih baik seperti tidak membuang sampah sembarangan mungkin bisa dimulai dari menjadikian diri kita bagian dari mereka dan juga untuk mereka yang terkena musibah banjir juga harus membiasakan hidup bersih karena mungkin mereka yang juga sebenarnya turut serta dalam hidup tidak bersih dengan menyumbat aliran air selokan atau sungai dengan sampah-sampah yang mereka hasilkan. Saling mengingatkan itu baik dan semoga bermanfaat dan tergerak hatinya.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s