Hai Riko!

Hari ini adalah hari ulang tahun  Riko, sahabat ku. Yaa, dia akan tetap jadi sahabat ku walaupun mungkin dia sudah tidak mengakuinya lagi. Setiap kehidupan pasti akan menemukan rintangan dan rintangan terbesar ku adalah ketika aku sudah dibuang oleh sahabat ku sendiri karena orang baru yang lebih berarti untuknya. Cerita bermula ketika kami tidak sengaja bertemu di acara musik di kampus ku.

“Riko!”, Aku langsung berteriak begitu melihat Riko memasuki kawasan Campus Jazz.

Riko yang bersama kekasih barunya terlihat tampan kala itu. Seraya menghampiri ku dengan senyuman manisnya, dia kemudian secara sadar memeluk ku erat. Aku menerima pelukkan erat itu dan langsung mengajak dia untuk ke stand makan ringan di sebelah kami. Riko pun menyambutnya dengan senang hati. Namun, ada yang salah dari semua itu. Nabil kekasih Riko tidak menerima ajakkan aku untuk makan bersama. Dia menarik tangan Riko dan mengajak pergi ke stage utama yang letaknya tidak jauh dari tempat kami bertemu. Tidak ada pikiran negative terhadap Nabil karena sikapnya itu. Aku langsung mengirim pesan kepada Riko untuk menemuiku di back stage pukul 5 sore.

Ini adalah pertemuan pertama kami setelah kami lulus SMA.  Awal masa kuliah bukan lah waktu yang tepat untuk kami bertemu karena kesibukan saat itu tidak dapat ditinggalkan dengan mudah. Jadi apabila aku ingin bertemu kembali dengan Riko bukanlah hal yang aneh bukan?

Riko tidak membalas pesan yang aku kirimkan. Aku tidak peduli dan masih berharap dia datang menemuiku.
Sudah setengah jam aku menunggu Riko di back stage dan dia tidak datang. Aku menelepon ke nomor handphone miliknya namun tidak diangkat. Aku mulai merasakan hal yang tidak beres dari semua ini. Aku segera mengiriminya pesan lagi untuk sebagai permintaan maaf namun tetap tidak ada balasan….

Sudah dua tahun semenjak pertemuan itu kami tidak berkomunikasi lagi. Dia sudah mengganti nomornya tanpa memberi tahu aku dan teman-teman lainnya. Dia juga mengunfollow akun twitter ku dan semua temannya yang juga temanku. Aku tidak mengerti lagi apa yang sudah terjadi. Rindu aku dan teman-temanku tidak dapat lagi disampaikan karena kami sudah cukup muak dengan segala ketidakpeduliannya kepada kami.

Hai Riko! Kami harap kamu baik-baik saja dimana pun kamu berada. Maaf atas semua kesalahan yang pernah kami lakukan pada mu. Semoga semua doa yang tercurah dapat sampai kepada mu. Dan selamat ulang tahun. We do miss you so much and we’ll always waiting you here. With love, your best friends!
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s