Apakah Kepeduliaan Itu Masih Ada?

Indonesia dengan segala keanekaragaman hayati yang dimilikinya menjadi daya tarik utama bagi para pelancong yang datang. Banyak dari mereka yang memuja kecantikan pulau di Indonesia. Tidak sedikit dari mereka yang ingin kembali setelah menikmati keindahan alam milik kita. Asrinya pertiwi dengan hijau pepohonan disana-sini dapat menjadi saksi kecintaan para pelancong dari dalam ataupun luar negeri yang sedang berlibur.
Siapa yang tidak mengetahui keindahan Pulau di Indonesia bagian timur khususnya Nusa Tenggara Barat (NTB)? Sudah menjadi rahasia umum bahwa daerah Sumbawa di NTB memiliki keindahan pantai, gunung dan air terjun. Sangat disayangkan jika kita berlomba mengumpulkan uang yang kemudian kita gunakan untuk menikmati indahnya negeri orang tetapi surga milik pertiwi belum terjamah, apalagi membiarkannya menjadi rusak dan tidak indah.
Namun apakah kalian tahu bahwa di salah satu surga Indonesia tersebut terdapat perusahaan pertambangan terbesar di Indonesia? Ya, perusahaan tersebut adalah PT. Newmont Nusa Tenggara. Seperti yang tertulis pada website dari perusahaan tersebut, PT. Newmont Nusa Tenggara merupakan perusahaan bersama dimana sahamnya bersifat patungan. Terdapat empat perusahaan yang memegang saham PT. Newmont Nusa Tenggarayaitu Nusa Tenggara Partnership B.V, PT. Multi Daerah Bersaing (PTMDB), PT Pukuafu Indah dan PT Indonesia Masbaga Investama. Adapun PT. Newmont Nusa Tenggara dan Sumitomo bertindak sebagai operator PT. Newmont Nusa Tenggara yang melakukan penambangan di Batu Hijau.
PT. Newmont Nusa Tenggara yang mendirikan perusahaan di Sumbawa tidak luput dari tujuan mereka untuk melakukan kegiatan pertambangan. Bukan hal yang mudah memang ketika program perusahaan diikutsertakan dalam kegiatan bermasyarkat. Apalagi jika program tersebut berbau perubahan pengelolaan lahan hidup mereka. Dengan begitu tentulah dibutuhkan jembatan yang menghubungkan antara masyarakat sekitar perusahaan dengan pihak perusahaan itu sendiri. CSR adalah jawabannya. CSR merupakan komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan. Lagi-lagi hal tersebut tidaklah mudah dijalankan, karena banyak kecaman dari masyarakat mengenai program-program yang dibawa perusahaan ke tempat mereka tinggal. Jika kita lihat dari kebijakan UU PT, disebutkan bahwa perusahaan wajib mengalokasikan dana CSR, dimana kemudian dana tersebut diberikan kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Hal ini sangat perlu dijalankan karena pada dasarnya perusahaan pertambangan ini telah banyak mengambil sumberdaya yang awalnya adalah milik komunitas lokal. Sehingga bentuk pengalokasian dana CSR dapat disebut sebagai balas budi terhadap komunitas lokal di sekitar daerah pertambangan.
Apa bentuk kepedulian mereka terhadap pertiwi?
Banyak orang (termasuk saya sendiri) yang memiliki pandangan negative terhadap kegiatan pertambangan. Bagaimana tidak karena pertambangan digambarkan dengan suatu operasi pengerukan Sumber Daya Alam yang dilakukan untuk kepentingan segelintir orang. Apalagi jika kemudian operasi tambang tersebut mengubah sosok cantik negeri ini menjadi buruk rupa tidak menarik.

PT. Newmont Nusa Tenggara yang bergerak dalam operasi tambang memiliki cara lain dalam menyikapi semua pemikiran negative dari orang-orang diluar sana seperti saya. PT. Newmont Nusa Tenggara melakukan kepeduliaan terhadap lingkungan dan juga masyarakat sekitar kawasan operasi. Semua itu dikarenakan segala sesuatu yang kita lakukan harus ada bentuk pertanggungjawaban. Seperti yang kita ketahui bahwa PT. Newmont Nusa Tenggara memiliki tiga fokus utama yang dilakukan sebagai bentuk nyata kepedulian, yaitu Keselamatan Kerja, Pengelolaan Lingkungan, dan Tanggung Jawab Sosial. Namun, pada tulisan kali ini saya akan mencoba fokus pada kegiatan Tanggung Jawab Sosial atau CSR dari PT. Newmont Nusa Tenggara
Lalu sebenarnya apa yang dimaksud dengan CSR? Apakah CSR benar-benar diperlukan di setiap perusahaan ataukah CSR hanya sebagai aksesoris untuk mempercantik tanpa memberikan fungsi kongkrit lainnya? Pertanyaan-pertanyaan mendasar tersebut kemudian membuat saya ingin mencoba sedikit membahas kegiatan CSR di PT. Newmont Nusa Tenggara.
Saya juga ingin sedikit mengulas mengenai tulisan yang tertera pada website PT. Newmont Nusa Tenggara, bahwa PT. Newmont Nusa Tenggara berkeyakinan dalam melaksanakan tanggung jawab sosial merupakan hal penting bagi bisnisnya, dan hal itu diwujudkan dengan membangun hubungan berdasarkan atas kepercayaan serta nilai tambah bagi masyarakat dimana penambangan beroperasi. Poin tersebut menggambarkan dengan jelas bahwa CSR harus mampu bertanggung jawab terhadap semua kegiatan yang bertujuan mempengaruhi masyarakat sekitar pertambangan dalam menjalankan program yang dibawanya. Karena CSR atau Tanggung Jawab Sosial sudah menjadi bagian dari fokus utama PT. Newmont Nusa Tenggara maka tentu saja PT. Newmont Nusa Tenggara telah melakukan program CSR sebagai usaha pengingkatan kesejahteraan masyarakat sekitar dan juga komunitas lokal.
Program atau kegiatan CSR akan sangat bermanfaat ketika masyarakat di sekitar perusahaan dapat berpartisipasi didalamnya. Setelah saya membaca berbagai hasil penelitian mengenai kegiatan CSR di PT. Newmont Nusa Tenggarasaya mengetahui fokus program selain dari fokus utama yang saya sebutkan diatas. Fokus program yang dibawa oleh CSR PT. Newmont Nusa Tenggara adalah untuk mengembangkan SDM dan SDA. Keduanya memiliki hubungan yang sangat kuat dalam menjalankan kegiatan CSR. Hubungan keduanya kemudian dilaksanakan dalam bentuk kegiatan kesehatan, pertanian, pendidikan, usaha lokal dan perbaikan infrastruktur. 

Bentuk kegiatan PT. Newmont Nusa Tenggara pada fokus utama lingkungan hidup

Seperti yang sudah saya sebutkan juga bahwa tulisan saya ini berdasarkan pada hasil penelitian dan penelitian tersebut menyebutkan bahwa semua kegiatan yang diberikan oleh PT. Newmont Nusa Tenggara sangat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar perusahaan dan komunitas lokal. Namun, apakah dapat disimpulkan bahwa kegiatan tersebut sebagai bentuk kepeduliaan terhadap pertiwi? Sejauh manakah kepeduliaan itu terus dilakukan PT. Newmont Nusa Tenggara terhadap anak negeri? Lalu bagaimana kegiatan pertambangan tersebut tidak merusak cantiknya keadaan alam di daerah lokasi?  Dan bagaimana persepsi masyarakat terhadap CSR PT. Newmont Nusa Tenggara? Rasa penasaran tentang semua ini semoga dapat segera dituntaskan ketika saya mengikuti Talkshow Pre-Event Social Well Fair 2014 di Kampus Universitas Indonesia Jumat mendatang. Dan semoga saya menjadi salah seorang yang beruntung untuk dapat melihat kegiatan CSR di tempat PT. Newmont Nusa Tenggara berada sembari menikmati keindahan yang dimilikinya. Bukankah sambil menyelam minum airitu sangat kita perlukan dalam menambah wawasan tentang hal-hal baru?

            Salam, Adella.

sumber: Sepriani, SA. 2007. Hubungan Program Community Development dalam Corporate Social Responsibility PT. Newmont Nusa Tenggara dan Peningkatan Kesejahteraan Komunitas Lokal. Bogor. IPB Press.
Advertisements

One thought on “Apakah Kepeduliaan Itu Masih Ada?

  1. Pingback: Coming Soon Trip Sumbawa with #Newmontbootcamp | My Daily Write-ups

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s