Diary Zombigaret: Selepas Kepergiannya

Sudah lebih dari sebulan aku menjadi seorang janda. Sudah tidak ada yang memperhatikanku seperti biasanya. Suara batuk mesra dari suami tercinta tidak terdengar lagi. Kini aku menjadi seorang penyendiri. Kebahagiaanku telah dirampas oleh pembunuh keji yang memutilasi suamiku. Harta yang melimpah ini menjadi alasan mereka melakukan semuanya. Mereka membunuh Mas Rico hanya untuk milyaran rupiah yang kami punya, tapi bukan uang yang didapat melainkan jeruji besi dingin yang menemani sepanjang hidup mereka.

Kini aku tidak lagi tahu arti kebahagiaan atau kesedihan karena rasa itu sudah mati. Kebiasaan burukku mencuat lagi. Ikrarku kepada Tuhan telah aku langgar. Harusnya aku menjadi seorang pentobat dan tetap berada di jalan yang benar setelah kematiaan Mas Rico. Tetapi rokok dan minuman beralkohol menjadi sahabat penenang raga yang sepi ini. Tidak ada kawan yang setia menemani, hanya dua benda itu yang memaksa aku untuk tetap hidup.

Rokok menjadi pelampiasaan semuanya. Padahal Mas Rico telah berhasil membuat aku berhenti menyentuh barang jahat itu untuk waktu yang sangat lama. Mas Rico selalu mampu menaklukan hati dan perbuatan burukku itu, namun sayangnya Mas Rico sudah tiada bersama kenangan yang dibawanya serta. Biarlah begitu asalkan dia tenang disana bersama semuanya. Cukup aku disini yang merana karena kepergiaannya.

Cesss… Puntung rokok ini yang terakhir dari bungkus ketiga yang aku habiskan siang ini. Hari masih panjang untuk dilalui sendiri. Hujan lebat memaksaku untuk diam di rumah, tidak pergi ke minimarket membeli beberapa bungkus lagi untuk hari ini. Kalau sudah begini rasanya aku sudah seperti mayat hidup tidak berotak.

Sayang sekali kalau waktu ini aku habiskan dengan berdiam seperti ini. Aku butuh satu rokok lagi. Ah, maksudku satu bungkus, atau mungkin dua.

Sulit rasanya membiasakan diri tanpa rokok setelah kepergian Mas Rico. Aku memang sudah mengenal rokok sejak duduk di bangku SMP. Setelah mengenal Mas Rico tiga tahun lalu tepat di hari ulang tahunku, canduku beralih kepada semua yang ada pada dirinya. Kalau aku hitung rasanya sudah lima belas tahun aku mengenal benda penenang raga ini. Nikmat tiada tara selalu kudapati setelah berinteraksi dengan asap yang aku ciptakan sendiri.

Aku tidak lagi peduli pada diriku. Jiwaku sudah pergi bersama Mas Rico. Sekarang aku hanya seonggok daging berjalan yang mengeluarkan banyak asap dari mulut atau hidungku. Bau tidak sedap juga menyelimuti aku.

Tubuh ini sudah tidak layak dihidupi. Rambut menjadi kusam tidak terurus. Tubuhku menjadi kurus. Mulutku tidak lagi merona. Terlihat benjolan di dekat leher yang jenjang ini. Lidahku terbelah-belah seolah aku iris banyak. Banyak bercak putih di sekitar mulutku ini. Aku seperti monster jika dilihat dari luar dan aku seperti mayat berjalan jika kamu menerawang sampai kedalam.

Aku terdiagnosa kanker mulut. Beberapa kerabat meminta aku untuk segera berobat. Aku tetap tidak peduli lagi akan seperti apa nantinya. Aku kembali berlari menjauhi semua yang menggangguku dari nyamannya hidup sendiri.

Tubuhku semakin tidak karuan. Rambutku semakin menipis. Luka di mulut membuat rokok dan alkohol tidak lagi menjadi sahabat baikku. Aku sudah semakin menjadi mayat hidup yang tidak makan dan minum, tapi masih bernapas dengan segarnya oksigen. Aku tidak sedih melihat diri ku yang begini. Aku menunggu ajal membawaku kembali bersama Mas Rico. Biarkan saja harta berlimpah ini. Biarkan saja mereka yang sedih aku tinggalkan.

Mas, aku segera menyusul. Jangan marahi aku yah karena semua perbuatan aku ini. Aku hanya tidak bisa hidup sendiri tanpa kamu. Rasa sayang yang menjadi kebiasaan akan kamu memaksa untuk aku berlari bertemu lagi dengan kamu. Tunggu aku…

*ditulis untuk mengikuti lomba diary zombigaret

Advertisements

2 thoughts on “Diary Zombigaret: Selepas Kepergiannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s