Jarak

“Ketika kita jauh itu semua karena jarak nyata yang memisahkan, bukan jarak di hati yang sudah kita ciptakan.”

Rangkaian kata itu menjadi penutup dari tulisan yang sedang saya coba selesaikan. Saya sedang sedikit terhambat untuk menyempurnakan bagian cerita sebelumnya. Ngomong-ngomong kenapa terasa sulit yah untuk membuat cerita lebih dari tiga halaman? Apa karena kita terlalu tergesa-gesa mengejar imajinasi yang datang? kalau memang iya rasanya saya butuh manajemen pikiran, karena imajinasi itu datang terlalu cepat seperti ada yang mengejarnya dari belakang….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s