Zahabat Zuper

Zahabat Zuper

“Kita itu selalu ada di saat-saat penting, yah? Semoga kita bisa selalu kayak gini yah, teman pertama di TPB!” Aamiin… Zahabat Zuper yang tahu baik-buruknya seorang Della. Zahabat Zuper yang gatau kenapa kalau lagi kumpul selalu bikin nangis Della. Zahabat … Continue reading

S.Kolokium dimana-mana

Saya masih terus menyibukan diri dengan menghadiri kolokium teman-teman satu minggu ini. Dan semua itu lagi-lagi saya lakukan untuk melarikan diri dari kenyataan. iya kenyataan kalau sebentar lagi akan KKP. K-K-P! Bahkan salah satu dosen saya yang kemarin membimbing teman saya (sebut saja Pak Tonny) menyatakan kalau jiwa mahasiswa yang hadir di Kolokium sudah mengarah pada KKP. Mau dipungkiri bagaimana lagi kalau memang begitu kenyataannya? huhu

Terlepas dari kesenangan yang saya rasakan kemarin karena satu dan lain hal ada dua teman saya yang lebih bahagia karena sudah menyelesaikan presentasi pra-proposal penelitiannya. Yeay! Saya turut senang sebagai teman yang baik hihi~ Saya menemani mereka sampai presentasi selesai karena ingin menjadi yang pertama memberikan pelukan semangat. uuu~

Continue reading

Congrats Nindya!

Sudah H-5 menuju keberangkatan KKP dan saya masih saja belum packing semua kebutuhan hidup selama dua bulan di Desa Koleang. Baju yang seharusnya digunakan di hari pertamapun belum saya keluarkan dari lemari. Terlalu menyepelekan memang, tapi saya masih malas untuk bebenah semua perlengkapannya hihi. Saya ingin melupakan sejenak apa saja yang berkaitan dengan KKP sebelum saya benar-benar harus berangkat hikksss.

Sebelumnya, saya akan bercerita kalau minggu sebelum keberangkatan KKP, KPM sedang disibukan dengan kuliah kolokium bagi mahasiswa akselerasi. Kuliah kolokium penelitian diikuti oleh 26 mahasiswa KPM48. Mereka yang mengikuti kolokium minggu ini tentu saja mereka yang sudah menyelesaikan matakuliah studi pustaka penelitian. Artinya, langkah mereka menuju skripsi lebih cepat jika dibandingkan dengan kami mahasiswa regular. Hmmmm… Tapi bukan berarti kami sebagai mahasiswa regular dianggap terbelakang, loh. Karena orientasi setiap orang tentu berbeda bukan? hihi

Continue reading

Waiting For Something Cool!

Semakin mendekati hari KKP semakin tidak menentu perasaan diri ini. Alasannya tidak ada benar-benar pas untuk menggambarkannya. Saya tidak tahu kenapa harus merasa seperti ini. Padahal ini bisa dibilang turun lapang dua bulan, tapi yah entahlah mungkin karena masih belum menerima masa liburan semester ini harus terenggut karena KKP hihi~ Orang tua pun merasakan hal yang sama sepertinya. Setiap hari selalu saja ada bahasan seputar KKP seperti kapan berangkat KKP, kapan bisa pulang di tengah KKP, hingga kapan KKP itu akan berakhir. Oh yeah daddy I know so well how you feel when I’m not at home when Ramadhan come. But I’m not going to go far away, we’re only separated by distance of 40KM.

Saya juga masih menunggu dengan sabar nilai akhir dari lima matakuliah yang belum ada kabarnya. Apalagi soal beasiswa yang belum juga cair. Sepertinya saya sudah menjadi seorang penyabar semenjak berada di lingkungan kampus IPB haha. Tapi ada hal lain yang lebih saya tunggu dari semuanya, yaitu project menulis buku. Yeaaay!

Continue reading

Happy Birthday Sifna

Pada H-7 KKP kemarin kami melangsungkan kegiatan rutin setiap tahunnya, mengerjai Sifna yang berulang tahun. Walaupun terbilang telat satu minggu, tapi kami tetap melangsungkan kegiatan itu. Alasannya cuman satu, kami ingin mengerjai Sifna di setiap tahunnya. Memang sih ada sedikit rasa kasihan karena selalu Sifna yang kami kerjai, tapi bisa dibilang ini adalah tanda cinta berlebih kami pada satu sama lain yang disalurkan di hari perayaan Sifna hihi~

PhotoGrid_1403523667437

Continue reading

Kumpul Pimpinan

Sebelum FEMA48 melangsungkan tugas negara menjalankan KKP (Kuliah Kerja Profesi) aka KKBM (Kuliah Kerja Bersama Masyarakat), Biro Internal BEM FEMA Mozaik Toska mengadakan kegiatan yang mengesankan, kumpul bersama para pimpinan. Kehangatan menyelimuti sekret BEM FEMA di tengah kesibukan UAS di minggu kedua. Kami rela menghabiskan waktu seharian untuk dapat bersenang-senang bersama. Kesempatan memang sudah seharusnya kita ciptakan, bukan? Memang selalu ada waktu lain, tapi jika tidak sekarang kapan lagi?

cats

cats

Continue reading

Tantangan Uang 50ribu

Siapa bilang Bogor itu kota mewah? Siapa bilang kalau kita mau senang harus punya banyak uang? Siapa bilang kalau 50ribu sudah tidak berharga di zaman seperti ini? Buktinya saya bisa pergi kesana-kemari hanya dengan uang 50ribu. Ya, percaya atau tidak tapi itu nyata. Hal penting yang harus digaris bawahi adalah saya mendapat tebengan motor dari seorang teman, jadi untuk masalah ongkos tidak diperhitungkan yah :D~

Let’s Having Fun!

Segala apa yang kita lakukan memang harus kita abadikan, bukti otentik bisa menyimpan banyak cerita untuk dikenang. Saya selalu mengabadikan setiap moment melalui hasil jempretan kamera. Hitung-hitung menambah koleksi album, siapa tahu bisa digunakan nantinya. Gambar dibawah ini menceritakan alur perjalanan saya sore itu. Dengan bermodal uang 50ribu saya dapat berkeliling Kota Bogor bersama teman saya. Uang 50ribu saya habiskan sendiri tentunya hehe. Saya mendapat tumpangan motor untuk dapat berkeliling yang sebagai gantinya saya membayar parkir di setiap pemberhentian kami hihi. Tidak apa-apa, yang penting hati senang uang aman.

1 Continue reading

Apa Kata Mereka….

Komunitas Edisi 13 sudah terbit, loh. Siapa yang belum punya hayoo?

Edisi kali ini Majalah Komunitas mengulas seputar Passion mahasiswa FEMA. Kebanyakan dari mereka begitu menjiwai apa yang mereka sukai. Memang begitulah seharusnya memperlakukan passion yang kita miliki. Jangan hanya sekedar menyenangi kemudian tidak mendalami, tapi buatlah kesenangan itu menjadi sesuatu yang berharga. Tentu tidak sekedar Passion mahasiswa FEMA yang kami ulas di edisi kali ini, ada banyak informasi menarik dari civitas FEMA yang terangkum di dalamnya. Penasaran? Segera miliki Majalah Komunitas edisi ini ya ^^

Untitled1

 

Continue reading

Be A Good One

A Professional Writer is An Amateur Who Didn’t Quit

– Richard Bach

Mereka yang ada di atas bukan berarti mereka yang tidak pernah ada di bawah. Bahkan mereka yang ada di atas selalu memulainya dari bawah. Bukan berarti mereka tidak senang berada di posisi yang tidak menguntungkan, tapi tujuan untuk menjadi yang terbaik dimiliki oleh semua orang. Kesuksesan menjadi idaman ketika kita tahu arti dari perjuangan. Menulis itu membutuhkan sebuah perjuangan, entah karena rasa malas yang datang menghampiri atau keadaan yang tidak mengizinkan. Akan tetapi sebesar apapun rintangan memang sudah seharusnya dihadapi, bukan malah dihindari. Karena semua rintangan itu yang mengantarkan kita pada titik terbaik, yaitu sebuah kemenangan. And just face your fears even though when you wrote.

salam,

@delladiningtyas